Sekitar bulan Januari 2009, aku dan suami membeli mobil bekas yang sudah lumayan butut. Maklumlah, namanya juga pengantin baru, jadi membeli kendaraannya disesuaikan dengan isi kantong saat itu. Ketika itu usia pernikahan kami baru sekitar 4 bulan, dan hanya mobil Nissan Sunny 'Tua' yang mampu terbeli secara tunai. Walaupun mobil butut tapi ACnya masih berfungsi dengan baik dan walaupun mampunya membeli mobil tua kami tetap bersyukur akhirnya punya mobil sendiri, jadi ga naik-naik taksi, angkot dan bus lagi kalau mau bepergian.
| Mobil I : Nissan Sunny |
Setelah satu setengah tahun bersama, Nissan Sunny itu semakin terasa ga enak dipakai. Sebentar-sebentar rusak inilah, rusak itulah, jadi sering ke bengkel. Keluar duit terus. Merasa berat dibiaya perawatan tapi kondisi mobil tetap gitu-gitu aja, akhirnya aku dan suami sepakat untuk ganti mobil. Tetap mau beli yang second hand tapi yang usianya masih muda. Akhirnya kami hunting ke pasar mobil bekas, dan dapatlah mobil Toyota Camry Executive tahun 2004. Warnanya merah marun dan masih kinclong, secara keseluruhan kondisinya masih baik. Mobil Camry merah ini kami beli sekitar bulan Juni 2011.
| Mobil ke-2 : Toyota Camry th 2004 |
Setelah setahun pemakaian, Suamiku 'rasan-rasan' pengen ganti mobil lagi. Saat itu dia lagi ngobrol sama temannya, dia bilang "kalau ada yang mau beli mobil ini, mau saya jual aja". Eh, sama temannya ditanggapi secara serius soalnya ada temannya dia yang lagi mencari mobil juga. Esoknya langsung transaksi, mobil merah itu oleh suamiku ditawarkan dengan harga yang lebih tinggi dari harga kami beli dulu, dan ternyata calon pembeli setuju. Merasa dapat untung langsung di jual sama suamiku. Habis di jual melongo deh kita ga punya mobil. Setelah semingguan kami ga punya mobil dan terus mencari-cari, akhirnya dapat pengganti. Dari Camry ke Camry lagi, cuma dengan warna yang berbeda. Kali ini Toyota Camry tahun 2006 warna silver. Sampai saat ini Camry silver sudah hampir 2 tahun mengantar kami dengan setia kemana-mana.
![]() |
| Mobil ke-3 : Toyota Camry th 2006 |
***
Setiap beli mobil kami selalunya beli yang second hand atau bekas, bukan mobil baru yang langsung ambil dari showroom. Kami punya alasan tersendiri mengenai hal itu. Karena menurut kami kalau membeli mobil baru itu rugi. Nanti kalau lagi pengen ganti mobil pas di jual harganya akan turun jauh dari harga beli barunya. Apalagi kalau di beli secara kredit, ruginya banyak. Di tambah kami ga suka beli secara kredit, maunya secara tunai aja. Mending beli mobil bekas dan masih muda, biasanya kondisi mesin dan sparepartnya masih pada berfungsi dengan baik, terus kalau mau dijual lagi harganya ga jauh beda dengan harga beli kita dulu, bahkan malah bisa untung kayak kasus mobil kedua kami. Oh ya, sebelum membeli mobil bekas kita harus teliti dulu kondisi mesin dan mobilnya, biar ga ketipu. Jangan sampai malah kejebak beli mobil yang dijual karena ada kerusakan. Alhamdulillah suamiku ngerti tentang mesin mobil, jadi dia akan ngecek dan meneliti dulu kondisi mesinnya sebelum akhirnya memutuskan membeli mobil second hand.
