Laman

Tuesday, April 29, 2014

Ulfa's Farewell Party

Semalam temanku Jeng Ulfa alias si Paul ngadain farewell party di asrama perawat rumah sakit Zahir. Ulfa kerjanya udahan, pensiun dia, mau pulang kampung. Sekarang tinggal nunggu proses pemulangannya selesai serta uang pesangon dari Departemen Kesehatan Saudi keluar, kalau semua sudah beres tinggal terbaaang ke Indonesia...

Berkurang lagi deh teman mainku di Mekkah ini.. Ga ada lagi orang asrama yang dekat.  Kalau dulu ke asrama sukanya main ke kamar Ulfa sekarang sudah mau hengkang aja dia.

Selamat jalan ya Jeng Ulfaa... Semoga nanti di Indonesia dapat kerjaan yang lebih baik lagi.. Atau kalau mau bisnis, semoga bisnisnya maju dan berkembang pesat.. Atau kalau mau konsentrasi jadi ibu rumah tangga, semoga bisa jadi istri yang baik buat suaminya serta jadi Ibu yang bijaksana buat anak-anaknya kelak. Aamiin..

Semoga jarak yang memisahkan kita tidak akan memutuskan tali silaturahim yang ada. Belitang - Pagar Alam bukanlah jarak yang jauh. Kita masih satu propinsi ya Jeng.. Hehehe...
See you again..

Wednesday, April 23, 2014

Strip DUA!

Sepertinya program kehamilanku berjalan amat sangat lancar. Setelah lepas IUD tanggal 31 Maret 2014, masa haid bulan April ini aku langsung telat. Biasanya periode haidku itu selalu tepat rata-rata 28 hari. Setelah terakhir haid tgl 24 Maret seharusnya tanggal 21 April sudah jatuh tempo lagi, lha ini sampai tanggal 23 belum nongol juga. Terhitung hari ini sudah telat 2 hari. Sejak telat hari pertama kemarin sebenarnya aku sudah curiga ada kemungkinan hamil dan langsung ke apotik beli test pack merk Smart life UK dBest Pregnancy Test.  Saat bangun tidur tadi pagi aku cek urin dengan test pack yang sudah aku siapkan dan hasilnya adalah GARIS MERAH DUA STRIP! Yang artinya aku POSITIF! Alhamdulillah... Subur banget aku ya.. Habis lepas IUD sampai ga sempat haid lagi langsung di kasih kehamilan.
Strip dua. Yes!
Aku langsung ngasih tau suami dan anak-anak bahwa hasil test menunjukkan positif hamil. Suami menyarankan segera ke dokter kandungan nanti malam untuk memastikan dengan cek darah. Duo Ganteng mulai sekarang di beri pengertian bahwa mereka mau punya Adek bayi. Kita semua senang dan bergembira. Semoga kehamilan ini berjalan sehat dan selamat sampai persalinan tiba. Aamiin..

Monday, April 21, 2014

Umroh Sangu Ceker

Mungkin Ziyad, anak usia 3 tahun ini satu - satunya
 jamaah umroh yang sambil umroh sambil ngemil 
"ngrokoti" ceker ayam kampung.

Ceritanya begini, waktu hari kamis (17/4/2014) aku motong ayam kampung dirumah dan dagingnya dimasak soto. Terus malam harinya kami sekeluarga melaksanakan ibadah umroh. Nah, pas mau berangkat ini kami makan soto dulu, Ziyad sudah dengan pesanannya dua ceker ayam buat dia semua. Sudah mau berangkat umroh ceker ayamnya dia belum ke makan. Di suruh tinggal aja dirumah itu ceker terus nanti di makan kalau sudah pulang dari umroh dia ga mau. Malah di bungkus tisu sama dia terus mau di bawa umroh. Ziyad nih kalau sudah maunya begitu ya harus dituruti, daripada kami ga jadi umroh lebih baik ngalah.

Kamis, jam 7 malam kami berangkat dari rumah menuju Masjid Aisyah, Tan'im, untuk ambil miqat. Jam 8:30 malam tepat shalat isya kami sampai Masjidil Haram. Setelah shalat isya berjamaah selesai kami menuju lantai dua Masjidil Haram untuk melaksanakan thawaf umroh. Kami sengaja ke lantai dua, karena selain lantai dua tidak sepadat pelataran umroh di lantai 1, kami juga membawa kursi roda untuk mendorong anak-anak. Kalau dengan kursi roda memang disarankan untuk melaksanakan thawaf di lantai 2 ini. Kalau umroh membawa anak kecil lebih enak membawa kursi roda, biar anak-anak duduk di dorong saja, jadinya ga kecapean mereka. Kita sebagai orangtuanya juga ga terlalu capek karena harus menggendong anak. Kalau dipaksakan anak suruh jalan terus kasihan juga. (Baca juga : Tips Umroh Membawa Anak Kecil)

Kami mulai umroh jam 9 malam dan selesai hampir jam 12 malam. Hampir 3 jam melaksanakan thawaf dan sa'i tanpa istirahat. Selama thawaf dan sa'i itu Ziyad asyik dengan sangu ceker ayam kampungnya. Di gerogoti aja. Dasar ayam kampungnya sudah agak tua jadi cekernya juga agak liat, digerogoti selama 3 jam juga ga habis-habis. Jadi tenang si Ziyad, ga usil dan ga banyak maunya karena ada sesuatu yang dia nikmati. Biasanya kan nih anak paling susah kalau suruh duduk tenang dalam waktu lama, dia suka cepat bosan dan kalau bosan jadi banyak bertingkah serta rewel. Berkat ceker ayam kampung dia jadi bisa enjoy di ajak umroh. Kalau pas suruh takbir serta berdoa tinggal dibilangin suruh ngikutin Abi dan Ummi sebentar habis itu dia konsentrasi menikmati ceker ayam lagi.
Ini cekerku, mana cekermu??